Gustavo Franca, Gelandang Serang Arema FC (aremafc.com)
Malang - Arema FC tidak punya ruang untuk lengah saat menghadapi Persis Solo pada Sabtu, 18 April. Laga ini jadi ujian penting bagi Singo Edan yang ingin menjaga tren positif di kandang.
Persis datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu menunjukkan grafik meningkat dalam beberapa laga terakhir. Catatan mereka saat menghadapi tim asal Jawa Timur juga tidak bisa dianggap sepele.
Dalam delapan pertemuan terakhir melawan klub Jawa Timur, Persis tidak pernah kalah. Mereka mampu mengamankan empat poin dari dua laga terbaru. Hasil ini memperlihatkan konsistensi sekaligus mental tanding yang mulai terbentuk.
Saat menghadapi Madura United, Persis bermain imbang 2-2 di Stadion Manahan. Laga berjalan ketat dan menunjukkan kemampuan mereka menahan tekanan. Berikutnya, Persis mencuri kemenangan 2-1 dari Persik Kediri. Hasil ini menegaskan bahwa mereka mampu memanfaatkan peluang, bahkan saat bermain di bawah tekanan.
Pelatih kepala Arema, Marcos Santos, menilai laga ini tidak akan mudah. Ia melihat Persis sebagai tim yang punya karakter kuat saat berada dalam momentum positif.
Menurutnya, tim yang sedang dalam tren bagus biasanya lebih berani mengambil risiko. Mereka juga punya cara untuk mencuri poin, termasuk saat bermain tandang. Kondisi ini menuntut Arema untuk tampil lebih disiplin.
Marcos menekankan pentingnya fokus sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil bisa langsung dimanfaatkan lawan. Ia juga meminta anak asuhnya menjaga organisasi permainan agar tetap solid dari awal hingga akhir.
Dukungan suporter di kandang harus dimaksimalkan. Arema perlu bermain agresif namun tetap terkontrol. Targetnya jelas, mengamankan tiga poin dan menjaga posisi di klasemen.
Pertemuan ini diprediksi berjalan ketat. Persis membawa tren positif. Arema punya tekanan untuk menang di kandang. Detail kecil akan menentukan hasil akhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung