Malang - Pemerintah Kota Malang kini tengah memperluas jaringan dapur umum bagi masyarakat melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Targetnya adalah mendirikan 85 unit SPPG guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan untuk membantu masyarakat rentan.
Salah satu SPPG yang terbaru adalah di Rampal Celaket, yang didirikan atas inisiatif yayasan lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan gizi warga. Selain menyediakan porsi makanan bergizi, dapur-dapur ini juga membuka peluang kerja langsung. Satu dapur SPPG mampu menyiapkan hingga 4.500 porsi makanan per hari dan menyerap sekitar 50 tenaga kerja langsung. Dampak ekonomi lokal terasa juga lewat rantai pasokan bahan makanan, yang melibatkan banyak warga sekitar sebagai penyedia bahan baku.
Hingga kini, sudah ada tujuh fasilitas SPPG yang berjalan dan satu tambahan di Rampal Celaket. Selain itu, kerjasama dengan elemen seperti TNI-Polri ikut disiapkan untuk mendukung pendirian unit-unit baru tersebut. Untuk menjamin distribusi bantuan tepat sasaran, Pemerintah Kota membentuk Satuan Tugas Percepatan MBG dan melakukan pemetaan kebutuhan berdasarkan kelompok sasaran: ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia.
Dengan adanya SPPG lebih banyak, diharapkan masyarakat yang paling membutuhkan dapat menerima manfaat program secara merata. Program MBG tak hanya soal asupan makanan sehat, tetapi juga tentang kepedulian sosial dan ketahanan pangan di tingkat komunitas. Pemerintah Kota Malang menegaskan akan terus mengakselerasi pelaksanaan program agar target 85 unit dapat segera tercapai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung