Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 20:13 WIB

Handphone Jadi Pemicu Retaknya Rumah Tangga di Kota Batu

Author

Ilustrasi (Genered AI)

Malang - Handphone kini tidak sekadar alat komunikasi. Di Kota Batu, benda ini justru disebut sebagai pemicu terbesar perceraian. Data terbaru menunjukkan, sudah ada 540 janda dan duda baru akibat konflik rumah tangga yang berujung di meja hijau.

Masalah bermula dari kebiasaan sederhana. Pasangan lebih sering menunduk menatap layar daripada saling berbincang. Waktu bersama berkurang. Komunikasi melemah. Kecurigaan mulai tumbuh.

Banyak kasus dipicu oleh aktivitas di media sosial. Chat pribadi, komentar, dan hubungan lama yang kembali terhubung lewat handphone memicu pertengkaran. Beberapa berujung pada perselingkuhan digital yang kemudian menjadi konflik nyata.

Pengadilan agama mencatat, handphone sering disebut dalam alasan gugatan. Bukan soal alatnya, tetapi cara penggunaannya. Kurangnya keterbukaan dan kontrol diri mempercepat keretakan rumah tangga.

Fenomena ini menjadi peringatan bagi pasangan suami istri. Teknologi bisa mendekatkan. Teknologi juga bisa menjauhkan. Semua kembali pada kesepakatan dan komunikasi di dalam rumah.

Jika handphone lebih sering dipegang daripada pasangan, konflik hanya tinggal menunggu waktu. Kota Batu kini merasakan dampaknya secara nyata melalui ratusan pasangan yang memilih berpisah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU