Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 03 JULI 2025 • 11:23 WIB

Rawon Rampal: Legenda Kuliner Malang Sejak 1957 yang Masih Bertahan dengan Kayu Bakar

Rawon Rampal: Legenda Kuliner Malang Sejak 1957 yang Masih Bertahan dengan Kayu BakarMenu Komplit Rawon Rampal (Bhekti Setyowibowo)

MALANG - Di tengah geliat kota Malang yang terus berkembang, Rawon Rampal tetap setia pada cita rasa klasiknya. Berdiri sejak tahun 1957, warung rawon legendaris ini menawarkan keistimewaan yang sulit ditandingi: kuah hitam pekat yang kaya rasa dengan potongan daging empuk nan melimpah.

Baca juga: Malang Djadoel 2025: Nostalgia Tempo Dulu yang Sekaligus Menggerakkan UMKM Kota Malang

Yang membuat Rawon Rampal berbeda bukan hanya dari segi rasa, tapi juga proses memasaknya. Hingga kini, dapurnya masih menggunakan kayu bakar sebagai sumber panas utama. Asap dari kayu inilah yang memberi aroma khas, memperkuat cita rasa rawon dan menghadirkan sensasi makan yang autentik dan nostalgia.

Rawon Rampal: Legenda Kuliner Malang Sejak 1957 yang Masih Bertahan dengan Kayu BakarRawon Rampal yang terletak di JL. Panglima Sudirman, berdiri sejak 1957 (Bhekti Setyowibowo)

Cara terbaik menikmati rawon di sini adalah dengan menyiram sebagian kuah beserta potongan daging langsung di atas nasi hangat. Perpaduan rasa gurih, aroma rempah, dan sentuhan asap kayu menjadikan pengalaman makan semakin istimewa.

Rawon Rampal juga menyediakan pilihan porsi, baik penuh maupun setengah, dengan harga mulai Rp30.000. Lokasinya cukup mudah ditemukan, berada di Jalan Panglima Sudirman No. 71A, Klojen, Malang — tidak jauh dari kawasan Rampal yang menjadi asal usul namanya.

Rawon Rampal: Legenda Kuliner Malang Sejak 1957 yang Masih Bertahan dengan Kayu BakarDaftar menu Rawon Rampal (Bhekti Setyowibowo)

Kalau sedang berkunjung ke Malang, Rawon Rampal bisa jadi destinasi kuliner yang tak boleh dilewatkan. Sebuah warisan rasa yang membuktikan bahwa resep tradisional bisa bertahan lintas generasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rawon Rampal: Legenda Kuliner Malang Sejak 1957 yang Masih Bertahan dengan Kayu Bakar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!