Moment KA Jayabaya bertemu KA Penataran (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Surabaya - Ada pemandangan menarik yang sering muncul di Stasiun Wonokromo. Dua kereta, Jayabaya dan Penataran, tampak melaju berdampingan seperti berada di satu jalur. Banyak penumpang terkejut saat melihatnya karena kedua kereta terlihat sangat dekat. Padahal, keduanya sebenarnya berjalan di jalur yang berbeda.
Kondisi ini terjadi karena posisi jalur di Stasiun Wonokromo sangat berdekatan. Jarak antartrek cukup rapat. Ketika dua kereta datang bersamaan, sudut pandangnya membuat keduanya tampak berada di satu rel. Efek visual ini sering muncul saat kereta melaju dalam kecepatan rendah menjelang masuk atau keluar stasiun.
Kereta Jayabaya biasanya melintas dari arah utara menuju selatan. Sedangkan Penataran datang dari jalur berbeda yang berada tepat di sampingnya. Ketika jadwal keduanya kebetulan bertemu, kamu bisa melihat dua rangkaian panjang bergerak sejajar hanya dalam hitungan detik.
Momen ini sering direkam oleh pecinta kereta. Ada yang berdiri di peron, ada yang memotret dari jembatan penyebrangan. Hasilnya selalu memunculkan kesan dramatis. Dua rangkaian besar bergerak rapat dengan suara gemuruh yang bersamaan.
Fakta menarik lainnya, koordinasi ini tidak terjadi secara acak. Petugas pengatur perjalanan kereta sudah mengatur kecepatan dan prioritas jalur. Tujuannya menjaga ritme perjalanan agar tetap aman. Meskipun terlihat sejalur, sistem sinyal memastikan kedua kereta bergerak tanpa risiko.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana tata letak jalur dan momen kedatangan dapat menghadirkan pemandangan unik. Jika kamu sering melintas Stasiun Wonokromo, ada peluang melihat momen langka ini. Sebuah pertemuan singkat dua kereta yang tampak seolah berbagi rel yang sama, padahal keduanya tetap berjalan aman di jalur masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung