Nobar Piala Dunia (Antara News)
Malang - Demam Piala Dunia 2026 dipastikan akan terasa hingga ke pelosok Kabupaten Malang. Pemerintah Kabupaten Malang berencana menghadirkan suasana pesta sepak bola dunia melalui program Nobar Bola Gembira yang akan digelar di 35 titik yang tersebar di seluruh kecamatan.
Program ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyaksikan pertandingan-pertandingan bergengsi ajang sepak bola terbesar di dunia. Ribuan warga diperkirakan akan berkumpul di berbagai lokasi untuk mendukung tim favorit mereka dan menikmati atmosfer kompetisi yang hanya hadir setiap empat tahun sekali.
Dua lokasi utama yang akan menjadi pusat kegiatan adalah area luar Stadion Kanjuruhan dan Pendapa Agung Kabupaten Malang. Selain itu, kegiatan juga akan diperluas ke seluruh kecamatan yang ingin berpartisipasi sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke pusat kota untuk merasakan euforia Piala Dunia.
Pelaksanaan program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi untuk kegiatan nonton bareng nonkomersial. Kerja sama tersebut memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku dan menghormati hak siar resmi penyelenggara.
Saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan administratif agar kegiatan dapat berjalan lancar. Salah satunya adalah penyusunan surat edaran yang akan menjadi pedoman bagi seluruh kecamatan dan pihak terkait dalam penyelenggaraan nonton bareng.
Tidak hanya itu, Diskominfo juga akan memfasilitasi proses perizinan secara kolektif untuk seluruh titik nobar yang berada dalam program pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan agar penyelenggaraan kegiatan lebih tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kehadiran program Nobar Bola Gembira diharapkan menjadi momentum yang mampu menghadirkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Piala Dunia bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga peristiwa global yang menyatukan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua dalam satu antusiasme yang sama.
Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan bahwa pihak swasta yang ingin menyelenggarakan nonton bareng secara komersial wajib mengurus perizinan secara mandiri kepada TVRI Jawa Timur. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepatuhan terhadap hak siar dan menghindari potensi pelanggaran yang dapat merugikan berbagai pihak.
Dengan rencana pelaksanaan di 35 kecamatan, Kabupaten Malang berpotensi menjadi salah satu daerah dengan penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia terbesar di Jawa Timur. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal, masyarakat Kabupaten Malang akan memiliki banyak pilihan lokasi untuk menikmati pertandingan-pertandingan terbaik Piala Dunia 2026 bersama keluarga, teman, dan sesama pecinta sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung