Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 JUNI 2026 • 00:57 WIB

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 4,5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 4,5 Kilometer ke Arah Besuk KobokanAktifitas Gunung Semeru (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

News - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Jumat pagi, 19 Juni 2026. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran, mengingatkan masyarakat bahwa Semeru masih berada dalam fase aktivitas yang perlu diwaspadai.

Erupsi terjadi pada pukul 07.21 WIB dan terpantau menghasilkan awan panas yang meluncur sejauh sekitar 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan. Fenomena ini merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang masih berlangsung di kawasan Semeru dalam beberapa waktu terakhir.

Petugas pengamatan gunung api mencatat kolom abu vulkanik membumbung hingga sekitar 1.000 meter di atas puncak. Jika dihitung dari permukaan laut, tinggi kolom abu mencapai sekitar 4.676 meter. Dari pengamatan visual, abu berwarna putih hingga kelabu dengan arah sebaran condong ke utara dan barat laut mengikuti kondisi angin di sekitar kawasan puncak.

Selain terlihat secara visual, aktivitas erupsi juga terekam melalui peralatan seismograf. Data menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter dengan durasi erupsi sekitar 5 menit 33 detik. Catatan tersebut menunjukkan bahwa energi yang dilepaskan masih cukup signifikan dan menjadi indikator penting bagi petugas dalam memantau perkembangan aktivitas gunung api.

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas erupsi yang terjadi secara berkala telah menjadi karakteristik gunung ini selama bertahun-tahun. Meski demikian, setiap peningkatan aktivitas tetap memerlukan perhatian serius karena potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Saat ini status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Status tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang berpotensi menimbulkan ancaman di area tertentu. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor-sektor yang masuk zona rawan bencana serta tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Erupsi pagi ini menjadi pengingat bahwa Semeru masih menyimpan energi vulkanik yang aktif. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan perkembangan aktivitas gunung dapat terdeteksi sejak dini sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan apabila diperlukan. Dengan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi resmi, risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas Semeru dapat diminimalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 4,5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!