Minggu, 31 MEI 2026 • 01:34 WIB

Libur Iduladha 2026, Tol Pandaan Malang Dipadati 164 Ribu Kendaraan, Malang Raya Tetap Jadi Magnet Wisata

Author

Pintu Tol Singosari (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

Malang - Libur panjang Iduladha 2026 kembali menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Malang Raya. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat sebanyak 164.081 kendaraan melintas di ruas Tol Pandaan-Malang selama periode H-1 hingga H+1 Iduladha, yakni pada 26 hingga 28 Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 6,6 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 153.876 kendaraan.

Lonjakan kendaraan ini menjadi sinyal kuat bahwa Malang dan Kota Batu masih menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan momen libur panjang. Arus kendaraan yang masuk maupun keluar wilayah Malang mengalami peningkatan cukup signifikan di sejumlah gerbang tol utama.

Gerbang Tol Singosari menjadi titik dengan kenaikan volume kendaraan tertinggi selama periode libur. Sebanyak 40.094 kendaraan tercatat memasuki Malang melalui gerbang tersebut atau meningkat 14,6 persen dibanding hari normal. Sementara kendaraan yang keluar melalui GT Singosari mencapai 36.920 unit atau naik 14,3 persen. Kondisi ini menunjukkan kawasan Singosari masih menjadi jalur utama bagi wisatawan yang menuju Malang dan Kota Batu.

Peningkatan juga terlihat di Gerbang Tol Purwodadi dan Gerbang Tol Malang. Di GT Purwodadi, kendaraan yang masuk ke Malang mencapai 9.301 unit, sedangkan kendaraan yang keluar mencapai 9.686 unit. Sementara di GT Malang, jumlah kendaraan yang masuk mencapai 17.306 unit atau naik 8,7 persen dibanding kondisi normal.

Meski sejumlah gerbang mengalami lonjakan lalu lintas, beberapa titik justru mencatat penurunan volume kendaraan. GT Lawang dan GT Pakis menjadi dua gerbang yang mengalami penurunan baik untuk arus masuk maupun keluar Malang selama periode libur Iduladha tahun ini.

General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengatakan peningkatan kendaraan selama libur panjang sudah diantisipasi melalui berbagai langkah operasional. Pengelola tol menerapkan rekayasa distribusi antrean di gerbang tol serta memaksimalkan penggunaan Mobile Reader untuk mempercepat transaksi kendaraan. Selain itu, pengaturan parkir dan kapasitas rest area juga diperketat guna menghindari penumpukan kendaraan saat puncak liburan.

Tingginya angka kendaraan yang melintas menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi daerah masih menjadi daya tarik utama Malang Raya. Arus wisatawan yang terus meningkat setiap musim liburan memberi dampak positif bagi sektor kuliner, penginapan, destinasi wisata, hingga pelaku UMKM yang bergantung pada pergerakan wisatawan.

Jasamarga juga mengimbau para pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi saldo uang elektronik sebelum berangkat, serta memanfaatkan rest area apabila mengalami kelelahan selama perjalanan. Dengan tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang, kesiapan kendaraan dan pengendara menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU