Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 APRIL 2026 • 06:43 WIB

Antusias Warga Malang Rayakan Hari Kartini dengan Balutan Busana Adat

Antusias Warga Malang Rayakan Hari Kartini dengan Balutan Busana AdatAntusias Warga Malang Mengikuti Kartinian (Foto Istimewa)

Malang - Perayaan Hari Kartini selalu menghadirkan cara unik di berbagai daerah, termasuk di Malang. Masyarakat tidak hanya mengenang sosok R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan, tetapi juga merayakannya dengan aktivitas yang melibatkan budaya lokal.

Salah satu cara yang paling terlihat adalah penggunaan baju adat daerah. Sejumlah instansi, sekolah, hingga pelaku usaha kompak mengenakan pakaian tradisional saat beraktivitas. Meski 21 April 2024 jatuh pada hari libur, semangat perayaan tetap berlanjut pada hari kerja berikutnya.

Fenomena ini mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap busana adat. Tempat penyewaan baju tradisional pun mengalami lonjakan permintaan sejak awal April. Banyak orang mulai mencari referensi pakaian dari berbagai daerah, mulai dari kebaya Jawa, baju Bodo, hingga pakaian adat Bali dan Sumatera.

Tidak hanya soal berpakaian, perayaan Hari Kartini juga diisi dengan berbagai kegiatan kreatif. Parade kostum menjadi salah satu agenda favorit karena memberi ruang ekspresi sekaligus edukasi budaya. Peserta tampil dengan ciri khas daerah masing-masing, lengkap dengan aksesori pendukung.

Selain itu, lomba bertema Kartini juga banyak digelar. Misalnya lomba pidato, fashion show busana adat, hingga kompetisi memasak makanan tradisional. Kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Bagi pelaku usaha, momen ini juga menjadi peluang. Banyak brand lokal memanfaatkan momentum Kartini untuk membuat kampanye bertema perempuan dan budaya. Konten promosi dikemas dengan nuansa tradisional yang relevan dengan audiens.

Perayaan seperti ini menunjukkan bahwa nilai perjuangan Kartini tetap hidup dalam bentuk yang lebih kontekstual. Tidak hanya soal emansipasi, tetapi juga tentang identitas, kreativitas, dan kebanggaan terhadap budaya sendiri.

Hari Kartini tidak lagi sekadar seremoni. Ia menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung, mengekspresikan diri, dan merayakan keberagaman Indonesia dengan cara yang sederhana namun bermakna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Antusias Warga Malang Rayakan Hari Kartini dengan Balutan Busana Adat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!