Landmark Kota Malang (Foto Istimewa)
Life - Kota Malang tidak menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada Minggu, 26 April 2026. Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan pelaksanaan Malang Half Marathon 2026 serta sejumlah agenda lain yang berlangsung di waktu yang sama.
Peniadaan HBKB dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kegiatan berskala besar seperti lomba lari membutuhkan pengaturan jalan yang lebih luas dan fokus. Dengan meniadakan HBKB sementara, potensi kemacetan bisa ditekan dan mobilitas peserta maupun masyarakat tetap terjaga.
Biasanya, HBKB menjadi ruang publik favorit warga. Setiap pekan, ribuan orang memanfaatkan momen ini untuk berolahraga, bersepeda, hingga menikmati aktivitas komunitas. Data dari pelaksanaan sebelumnya menunjukkan peningkatan partisipasi warga hingga 20 persen dalam beberapa bulan terakhir, terutama dari kalangan keluarga dan komunitas olahraga.
Meski libur satu pekan, HBKB dipastikan kembali hadir pada Minggu, 3 Mei 2026. Warga bisa kembali menikmati suasana jalanan tanpa kendaraan, lengkap dengan berbagai aktivitas seperti senam bersama, pertunjukan komunitas, hingga lapak UMKM lokal.
Masyarakat diimbau menyesuaikan rencana aktivitasnya pada tanggal 26 April. Bagi yang rutin berolahraga di HBKB, alternatif seperti taman kota atau area terbuka lain bisa menjadi pilihan sementara.
Kembalinya HBKB pada awal Mei diharapkan tetap menjadi ruang interaksi publik yang sehat dan produktif. Momentum ini juga menjadi penggerak ekonomi kecil, terutama bagi pelaku UMKM yang menggantungkan penjualan pada keramaian HBKB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung