Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 APRIL 2026 • 22:51 WIB

Kampung Sanan. Dari Tempe Rumahan Jadi Ikon Kripik Khas Malang

Kampung Sanan. Dari Tempe Rumahan Jadi Ikon Kripik Khas MalangKampung Sanan Tempe (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Life - Kota Malang punya banyak cerita kuliner. Salah satu yang paling kuat datang dari Kampung Sanan. Kawasan ini dikenal sebagai sentra produksi kripik tempe yang sudah berjalan puluhan tahun dan tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Kampung Sanan berada di kawasan Sanan. Sejak dulu, warga di sini menggantungkan hidup dari produksi tempe. Awalnya hanya untuk konsumsi harian. Lalu muncul ide sederhana. Tempe diolah jadi kripik agar lebih tahan lama dan punya nilai jual lebih tinggi.

Dari dapur rumah, produksi kripik tempe berkembang cepat. Banyak keluarga mulai ikut membuat. Prosesnya masih tradisional. Tempe diiris tipis. Direndam bumbu. Lalu digoreng sampai renyah. Kunci rasanya ada di ketebalan irisan dan racikan bumbu.

Hari ini, Kampung Sanan tidak hanya memproduksi tempe. Warga fokus pada kripik tempe dengan berbagai varian rasa. Mulai dari original, pedas, balado, sampai varian kekinian seperti keju dan barbeque. Inovasi ini membuat produk tetap relevan di pasar.

Data dari pelaku UMKM setempat menunjukkan puluhan hingga ratusan unit usaha aktif di kawasan ini. Produksi bisa mencapai ratusan kilogram per hari, terutama saat musim liburan. Produk tidak hanya dijual di Malang, tetapi juga dikirim ke berbagai kota di Indonesia.

Daya tarik Kampung Sanan bukan hanya produknya. Pengunjung bisa melihat langsung proses produksi. Mulai dari pembuatan tempe hingga penggorengan kripik. Banyak toko juga membuka area belanja langsung. Harga relatif terjangkau karena langsung dari produsen.

Bagi wisatawan, Kampung Sanan jadi destinasi wajib saat ke Malang. Lokasinya mudah diakses. Pilihan produknya lengkap. Cocok untuk oleh-oleh karena tahan lama dan praktis dibawa.

Keberhasilan Kampung Sanan menunjukkan kekuatan ide sederhana yang dijalankan konsisten. Warga mengolah potensi lokal. Mereka menjaga kualitas. Mereka juga berani berinovasi.

Jika Anda mencari contoh nyata pengembangan UMKM berbasis komunitas, Kampung Sanan adalah jawabannya. Dari tempe biasa, lahir produk khas yang membawa nama Malang ke berbagai daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kampung Sanan. Dari Tempe Rumahan Jadi Ikon Kripik Khas Malang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!