Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 JUNI 2026 • 10:57 WIB

Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Kisah Inspiratif Bank Sampah Eltari M-230 di Kota Malang

Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Kisah Inspiratif Bank Sampah Eltari M-230 di Kota MalangAktivitaa Bank Sampah (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

Malang - Di tengah meningkatnya persoalan sampah perkotaan, masih banyak orang yang memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak memiliki nilai. Namun, anggapan tersebut berhasil dipatahkan oleh Bank Sampah Eltari M-230 di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Melalui pengelolaan yang terencana dan melibatkan masyarakat, sampah justru menjadi sumber manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Bank Sampah Eltari M-230 berdiri sejak tahun 2013 atas inisiatif pasangan pegiat lingkungan, Yusup Karyawan dan Efrida Hartini. Berawal dari kepedulian terhadap persoalan sampah rumah tangga, mereka membangun sistem pengelolaan yang tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membentuk kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Warga diajak memisahkan sampah sesuai jenisnya sebelum disetorkan ke bank sampah. Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang dan memiliki nilai ekonomi layaknya tabungan. Hasil penjualannya dapat disimpan terlebih dahulu dan diambil ketika dibutuhkan. Pola ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menumbuhkan budaya menabung di tengah masyarakat.

Nilai tambah dari Bank Sampah Eltari M-230 tidak berhenti pada proses pengumpulan sampah. Berbagai limbah anorganik diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual. Plastik bekas disulap menjadi tas, topi, tikar, hingga berbagai hasil anyaman yang menarik. Produk-produk tersebut dipasarkan bahkan dimanfaatkan sebagai perlengkapan yang dapat disewakan untuk berbagai kegiatan.

Sementara itu, sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk organik dan budidaya maggot. Larva lalat Black Soldier Fly tersebut menjadi alternatif pakan bagi ikan, ayam, serta berbagai jenis ternak lainnya. Selain dipasarkan dalam kondisi segar, maggot juga diolah menjadi pakan untuk hewan peliharaan seperti kucing dan reptil. Pemanfaatan sampah organik ini sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga yang selama ini menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah.

Keberhasilan mengelola sampah kemudian berkembang menjadi usaha produktif lainnya. Dari ekosistem yang dibangun, lahirlah unit usaha berbasis lingkungan yang bergerak di bidang pertanian organik dan tanaman obat. Berbagai sayuran organik serta tanaman herbal dipasarkan langsung kepada masyarakat maupun melalui jaringan ritel modern. Tingginya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat membuat permintaan produk organik terus meningkat.

Model pemberdayaan yang diterapkan Bank Sampah Eltari M-230 membuktikan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Warga memperoleh tambahan penghasilan, memiliki keterampilan baru, dan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Keberhasilan tersebut menarik perhatian berbagai daerah untuk datang belajar secara langsung. Sistem pengelolaan berbasis masyarakat yang diterapkan dinilai mampu menjadi contoh bagaimana persoalan sampah dapat diselesaikan dari tingkat lingkungan terkecil melalui kolaborasi, edukasi, dan inovasi yang berkelanjutan.

Kisah Bank Sampah Eltari M-230 menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu memilah sampah dari rumah. Ketika limbah dipandang sebagai sumber daya, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan peluang yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Kisah Inspiratif Bank Sampah Eltari M-230 di Kota Malang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!