Life - Kue putu bukan sekadar jajanan tradisional. Di balik bentuknya yang sederhana, ada cerita unik yang membuatnya tetap hidup di tengah gempuran kuliner modern. Salah satu julukan yang paling menarik adalah “Pencari Uang Tenaga Uap”.
Julukan ini bukan tanpa alasan. Kue putu dibuat dari tepung beras, gula jawa, dan parutan kelapa. Adonannya dimasukkan ke dalam cetakan bambu kecil, lalu dimasak dengan uap panas. Proses ini menghasilkan tekstur lembut dengan isian gula yang lumer saat digigit. Dari sinilah muncul makna “tenaga uap” sebagai sumber penghidupan para penjualnya.
Fenomena ini makin kuat karena cara berjualannya. Pedagang kue putu biasanya berkeliling kampung di sore hingga malam hari. Mereka membawa alat kukus tradisional yang menghasilkan suara siulan khas. Suara ini bukan sekadar efek samping, tapi sudah menjadi penanda. Banyak orang langsung mengenali kehadiran penjual putu hanya dari bunyi tersebut.
Dari sisi bahasa, kata “putu” juga menyimpan makna menarik. Dalam bahasa Jawa, putu sering diartikan sebagai bentuk lingkaran atau bundar, sesuai dengan cetakan bambunya. Sementara dalam bahasa Sansekerta, kata ini berkaitan dengan proses mengukus. Dua makna ini sama-sama mengarah pada bentuk dan teknik pembuatannya.
Sejarahnya pun tidak kalah unik. Kue putu dipercaya sebagai hasil akulturasi budaya. Ada pengaruh dari kuliner Tiongkok pada masa Dinasti Ming yang kemudian menyatu dengan tradisi lokal di Indonesia. Proses adaptasi ini membuat putu memiliki karakter khas yang berbeda dari makanan asalnya.
Di tengah tren makanan kekinian, kue putu tetap bertahan. Kuncinya ada pada pengalaman yang ditawarkan. Tidak hanya rasa manis dan tekstur lembut, tapi juga nostalgia. Suara uap, aroma bambu, dan cara jualan keliling menciptakan pengalaman yang sulit digantikan.
Bagi pelaku UMKM atau kreator kuliner, kue putu memberi pelajaran sederhana. Produk tidak harus rumit. Yang penting adalah cerita, keunikan proses, dan pengalaman yang melekat di ingatan konsumen.
Kue putu membuktikan satu hal. Tradisi bisa tetap relevan jika punya identitas kuat dan cara penyajian yang konsisten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung