Malang - Kasus dugaan bunuh diri yang terjadi dua kali dalam kurun satu bulan di Jembatan Kembar Cangar, Kecamatan Bumiaji, memicu respons serius dari Pemerintah Kota Batu. Lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai jalur wisata ini kini menjadi perhatian karena dinilai memiliki titik rawan yang perlu segera ditangani.
Pemkot Batu mengusulkan pemasangan pagar pengaman sebagai langkah awal untuk mencegah kejadian serupa terulang. Rencana ini tidak bisa berjalan sendiri. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kunci karena status jalan berada dalam kewenangan provinsi. Fokus utama pengamanan diarahkan pada penambahan railing yang lebih tinggi serta pemasangan jaring pengaman di sisi jembatan.
Langkah ini tidak berhenti pada pendekatan fisik. Pemerintah juga menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi. CCTV akan dipasang dan diintegrasikan dengan pusat kontrol untuk memantau aktivitas di sekitar jembatan secara real time. Dengan sistem ini, potensi kejadian bisa terdeteksi lebih cepat dan respons bisa dilakukan segera.
Di sisi lain, patroli rutin akan ditingkatkan. Satpol PP akan diperbanyak kehadirannya di lokasi, terutama pada jam-jam rawan. Pencahayaan jalan juga menjadi perhatian. Lampu penerangan akan dioptimalkan agar area tidak gelap dan meminimalkan risiko tindakan berbahaya.
Pendekatan sosial juga mulai diperkuat. Pemkot Batu menyadari bahwa persoalan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kondisi mental masyarakat. Layanan konseling akan diperluas agar lebih mudah diakses. Selain itu, hotline darurat disiapkan sebagai jalur cepat bagi warga yang membutuhkan bantuan psikologis.
Langkah gabungan ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih komprehensif. Pemerintah tidak hanya menutup celah secara fisik, tetapi juga membuka ruang dukungan bagi masyarakat. Jembatan Kembar Cangar diharapkan kembali menjadi jalur yang aman, bukan lagi titik rawan yang menyimpan kekhawatiran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung