Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 APRIL 2026 • 10:36 WIB

Arema FC Tertahan di Papan Tengah, Mimpi Lima Besar Kian Menjauh

Arema FC Tertahan di Papan Tengah, Mimpi Lima Besar Kian MenjauhFranca Gelandang Arema FC (aremafc.com)
Malang - Langkah Arema FC untuk menembus lima besar BRI Super League musim ini makin berat. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Malut United FC pada 3 April membuat Singo Edan tertahan di posisi ke-11 klasemen. Jarak sembilan poin dari peringkat lima menjadi tantangan serius dengan hanya delapan laga tersisa.

Kondisi ini membuat target awal manajemen mulai terlihat sulit dicapai. Apalagi, Arema masih harus menghadapi tim besar seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di sisa kompetisi.

Meski begitu, satu poin dari laga kemarin tetap layak diapresiasi. Arema tampil tanpa lima pemain asing utama. Mereka adalah Dalberto Luan Belo, Joel Vinicius, Matheus Blade, Pablo Oliveira, dan Betinho Filho. Absennya nama-nama ini memaksa tim bermain tanpa striker murni.

Di lini depan, Gustavo Franca dan Gabriel Silva menjadi andalan. Keduanya langsung menekan sejak awal laga. Beberapa peluang tercipta dalam 15 menit pertama, namun belum mampu menghasilkan gol.

Arema akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-26. Sepak pojok Gustavo Franca berhasil disambut tandukan Hansamu Yama dan mengubah skor menjadi 1-0.

Keunggulan itu tidak bertahan lama. Malut United meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan lini belakang Arema. Pada menit ke-42, wasit memberikan penalti setelah terjadi pelanggaran kontroversial. David da Silva sukses mengeksekusi dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih dominan. Arema dipaksa bertahan dan mengandalkan kiper Lucas Frigeri yang tampil impresif. Ia mencatat setidaknya empat penyelamatan penting yang menjaga peluang tim tetap hidup.

Peluang terbaik Arema di babak kedua hadir pada menit ke-81. Gustavo Franca gagal memaksimalkan umpan matang dari Valdeci Moreira. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.

Pelatih Marcos Santos mengakui hasil ini belum mengangkat posisi tim di klasemen. Namun, ia tetap optimistis target lima besar masih terbuka.

Ia menegaskan tim akan berjuang di setiap pertandingan untuk meraih poin maksimal. Konsistensi dan kedalaman skuad menjadi kunci jika ingin mengejar ketertinggalan.

Di sisi lain, pelatih Malut United, Hendri Susilo mengaku kecewa. Timnya menciptakan banyak peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol tambahan.

Hasil ini menegaskan satu hal. Arema FC masih punya peluang, tetapi margin kesalahan semakin kecil. Setiap laga tersisa kini menjadi penentu hidup mati ambisi mereka di musim ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aremafc.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Arema FC Tertahan di Papan Tengah, Mimpi Lima Besar Kian Menjauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!