Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 JUNI 2026 • 19:33 WIB

Adu Penalti Belanda vs Maroko Bikin Kedai Kopi Tetap Ramai di Tengah Jam Kerja

Adu Penalti Belanda vs Maroko Bikin Kedai Kopi Tetap Ramai di Tengah Jam KerjaSuasana Nobar di Kedai Kopi Pro (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Meski berlangsung pada jam kerja aktif, pertandingan babak gugur Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Maroko sukses menyedot perhatian para pecinta sepak bola. Suasana itu terlihat di salah satu kedai kopi Pro yang tetap dipadati pengunjung sejak pertandingan dimulai pada Senin (30/6).

Mayoritas kursi di area dalam maupun luar kedai terisi oleh pelanggan yang sengaja meluangkan waktu untuk menyaksikan laga melalui layar lebar. Beberapa datang bersama rekan kerja saat jam istirahat, sementara lainnya terlihat membawa laptop dan sesekali tetap menyelesaikan pekerjaan di sela pertandingan.

Atmosfer semakin memanas ketika kedua tim gagal menentukan pemenang selama waktu normal hingga laga harus berlanjut ke babak adu penalti. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga ekspresi tegang mewarnai setiap tendangan yang dilepaskan para pemain dari kedua kubu.

Drama adu penalti akhirnya menjadi penentu nasib Belanda. Tim Oranye harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah kalah 2-3 dalam adu penalti dari Maroko, usai bermain imbang 1-1 sepanjang pertandingan. Hasil tersebut memastikan Maroko melangkah ke babak berikutnya, sementara Belanda harus mengubur impian mereka melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Kekalahan Belanda memunculkan beragam reaksi dari para penonton. Pendukung Maroko langsung bersorak merayakan kemenangan tim favorit mereka. Sebaliknya, suporter Belanda hanya bisa tertunduk kecewa melihat tim kesayangannya tersingkir lewat adu penalti yang menegangkan.

Pengelola kedai kopi mengaku momen pertandingan Piala Dunia selalu membawa dampak positif terhadap jumlah pelanggan. Meskipun digelar pada siang hari saat sebagian besar masyarakat masih bekerja, antusiasme pecinta sepak bola tetap tinggi. Banyak pelanggan sengaja memilih menonton bersama karena ingin merasakan atmosfer yang berbeda dibandingkan menyaksikan pertandingan sendirian di rumah.

Fenomena ini menunjukkan bahwa ajang Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan ruang kebersamaan. Kedai kopi pun berubah menjadi titik temu bagi para suporter untuk berbagi emosi, mulai dari harapan, ketegangan, hingga euforia yang tercipta sepanjang 120 menit pertandingan dan ditutup dengan drama adu penalti yang menentukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Adu Penalti Belanda vs Maroko Bikin Kedai Kopi Tetap Ramai di Tengah Jam Kerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!