Tugu Tirta Sesalkan Vandalisme Anjungan Air Siap Minum, Warga Diajak Jaga Fasilitas Publik
Malang - Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menyayangkan terjadinya aksi vandalisme yang menyasar sejumlah fasilitas Anjungan Air Siap Minum (ASM) di beberapa ruang publik. Kerusakan tersebut dinilai mengganggu fungsi fasilitas yang disediakan secara gratis sekaligus mengurangi kenyamanan masyarakat yang memanfaatkannya.
Anjungan Air Siap Minum merupakan salah satu layanan publik yang dibangun untuk memberikan akses air minum layak, aman, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut juga mendukung upaya pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai karena masyarakat dapat mengisi ulang tumbler secara gratis.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menyatakan bahwa tindakan merusak maupun mencoret fasilitas umum sangat disayangkan. Menurutnya, fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran serta sumber daya yang tidak sedikit sehingga keberadaannya harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa setiap kerusakan pada fasilitas publik berdampak langsung terhadap masyarakat. Selain menghambat operasional layanan, kondisi tersebut juga menurunkan kenyamanan pengguna yang membutuhkan akses air minum di ruang publik.
Perumda Tugu Tirta menilai fasilitas umum merupakan aset bersama yang menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif agar berbagai sarana yang telah disediakan pemerintah tetap terawat dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain merugikan masyarakat, aksi vandalisme juga memiliki konsekuensi hukum. Tindakan merusak fasilitas umum dapat dikenai sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusakan fasilitas publik juga bertentangan dengan aturan mengenai ketertiban umum yang mewajibkan masyarakat menjaga sarana publik di lingkungan perkotaan.
Perumda Tugu Tirta berharap masyarakat tidak hanya memanfaatkan fasilitas yang tersedia, tetapi juga ikut merawat dan melindunginya. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas.
Masyarakat juga diajak berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan tindakan vandalisme atau penyalahgunaan fasilitas umum di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan bermanfaat bagi seluruh warga Kota Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung