Aremania Berburu Oleh Oleh Khas Bandung (Facebook Aremania)
Bandung - Kehadiran Aremania saat mendampingi Arema FC dalam laga tandang ke Bandung menghadirkan cerita berbeda. Bukan soal rivalitas panas di stadion, tetapi tentang sikap dewasa yang terasa sejak mereka tiba hingga kembali pulang.
Rombongan suporter dari Malang ini datang dengan tujuan jelas. Mendukung tim kebanggaan. Namun di luar stadion, mereka menunjukkan hal lain yang tidak kalah penting. Interaksi yang hangat dengan warga lokal, termasuk dengan Bobotoh Persib yang selama ini identik sebagai rival.
Sambutan dari Bobotoh berlangsung terbuka. Tidak ada gesekan. Kedua kelompok suporter justru terlihat saling menghormati. Momen ini menjadi bukti bahwa rivalitas tidak harus berujung konflik.
Di sela agenda pertandingan, banyak Aremania menyempatkan diri mengunjungi kawasan Braga. Area ini dikenal sebagai pusat wisata dan belanja di Bandung. Aktivitas sederhana seperti membeli oleh-oleh justru membawa dampak nyata.
Pelaku UMKM di sekitar Braga merasakan peningkatan transaksi. Produk lokal seperti makanan khas, kerajinan, hingga fashion laris dibeli. Kehadiran suporter menjadi sumber perputaran ekonomi yang langsung terasa.
Fenomena ini menarik karena mematahkan stigma lama. Selama ini, sebagian kelompok suporter sering dicap negatif. Arogan, anarkis, bahkan merugikan pedagang. Namun yang terjadi di Bandung justru sebaliknya.
Aremania mampu berbaur dengan wisatawan lain. Tidak ada laporan gangguan keamanan. Aktivitas berjalan normal. Lingkungan tetap kondusif. Ini menjadi contoh konkret bahwa suporter bisa hadir sebagai bagian dari ekosistem positif.
Perubahan perilaku ini penting. Tidak hanya untuk citra suporter, tetapi juga untuk masa depan industri sepak bola. Klub, suporter, dan masyarakat bisa berjalan searah jika ada kesadaran bersama.
Kasus di Bandung memberi gambaran jelas. Suporter yang tertib bisa membawa dampak ekonomi. UMKM diuntungkan. Pariwisata bergerak. Citra kota tetap terjaga.
Langkah seperti ini bisa direplikasi. Suporter datang tidak hanya untuk pertandingan, tetapi juga sebagai wisatawan. Menginap, makan, dan belanja. Dampaknya luas dan terukur.
Aremania telah memberi contoh. Sekarang tantangannya adalah menjaga konsistensi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Group Media Malang