Buaha Maja (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Life - Buah maja sering dihindari karena rasanya pahit. Namun di Jawa Timur, khususnya Malang, buah ini mulai dilihat ulang sebagai bahan pangan bernilai. Proses sederhana seperti perebusan dan fermentasi mampu mengubah karakter rasa. Hasilnya bisa dinikmati dan punya nilai jual.
Maja dikenal juga sebagai berenuk. Buah ini punya kaitan kuat dengan sejarah Kerajaan Majapahit. Nama Majapahit diyakini berasal dari rasa pahit buah ini. Narasi sejarah ini membuat maja punya nilai budaya yang tidak dimiliki buah lain.
Dari sisi gizi, maja mengandung vitamin C dan antioksidan. Kandungan ini membantu menjaga daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas. Ini jadi alasan kenapa maja mulai masuk kategori minuman kesehatan di beberapa pelaku UMKM.
Masalah utama ada pada rasa pahit dan kandungan racun ringan pada buah mentah. Solusinya jelas. Olah dengan panas atau fermentasi. Dua metode ini efektif menurunkan rasa pahit dan membuatnya aman dikonsumsi.
Di Malang, beberapa olahan mulai dikembangkan:
Manisan buah maja
Daging buah direbus lalu dimasak dengan gula sampai mengental. Rasa pahit turun drastis. Teksturnya lembut dan legit. Produk ini cocok jadi camilan atau oleh-oleh.
Papais isi maja
Adonan tepung beras diisi daging maja yang sudah dimasak. Dibungkus daun pisang lalu dikukus. Rasanya unik. Ada manis dan sedikit pahit yang khas.
Minuman fermentasi maja
Daging buah difermentasi dengan gula. Hasilnya minuman segar dengan aroma khas. Beberapa pelaku UMKM mulai mengemasnya sebagai minuman kesehatan.
Jus maja
Buah yang sudah diolah dicampur dengan bahan lain seperti madu atau jeruk. Tujuannya menyeimbangkan rasa. Produk ini lebih mudah diterima pasar anak muda.
Peluang bisnisnya terbuka. Bahan baku masih mudah ditemukan. Cerita historis kuat. Tren minuman sehat juga sedang naik. Tinggal fokus pada pengolahan rasa dan kemasan.
Di Malang, buah maja tidak lagi sekadar simbol masa lalu. Ia mulai masuk dapur UMKM. Dari pahit, berubah jadi potensi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung