Pintu Bendungan Lahor di Desa Karangkates (Foto Istimewa)
Malang - Aktivitas di gerbang Bendungan Lahor di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, mulai kembali bergerak normal. Setelah sempat terganggu akibat aksi perusakan oleh sekelompok warga, Perum Jasa Tirta I memastikan sistem operasional kini memasuki tahap pemulihan yang lebih terarah.
Tanda pemulihan itu terlihat dari dilepasnya garis polisi yang sebelumnya membatasi akses di area gerbang. Langkah ini menjadi sinyal bahwa situasi di lapangan sudah lebih kondusif dan aman untuk kembali dioperasikan. Meski begitu, proses penataan masih terus berjalan untuk memastikan seluruh sistem dapat berfungsi optimal seperti sediakala.
Perum Jasa Tirta I juga menargetkan dalam pekan ini sistem pembayaran masuk kawasan bendungan kembali menggunakan kartu uang elektronik. Kebijakan ini diambil untuk mengembalikan efisiensi layanan sekaligus menjaga transparansi dalam pengelolaan akses kawasan wisata dan infrastruktur tersebut.
Sebelumnya, gangguan operasional sempat memaksa pengelola menghentikan sementara sistem pembayaran digital dan melakukan penyesuaian manual. Kondisi ini berdampak pada alur masuk kendaraan dan pengunjung yang tidak berjalan seperti biasanya.
Kini, dengan berbagai persiapan yang dilakukan, pengelola optimistis pelayanan akan kembali normal dalam waktu dekat. Penataan ulang tidak hanya difokuskan pada sistem pembayaran, tetapi juga pada aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung yang menjadi prioritas utama.
Bendungan Lahor sendiri merupakan salah satu titik penting di wilayah Malang Raya, tidak hanya sebagai infrastruktur pengairan, tetapi juga sebagai destinasi yang kerap dikunjungi masyarakat. Dengan pulihnya operasional gerbang, diharapkan aktivitas di kawasan ini kembali stabil dan dapat menunjang mobilitas serta kunjungan publik secara lebih tertib.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung